Selasa, 16 Juni 2026

Lombok Tengah Juara Umum MTQ XXXI NTB, Malam Penutupan Berlangsung Spektakuler dan Dipadati Ribuan Penonton

 

Lombok Tengah Juara Umum MTQ XXXI NTB, Malam Penutupan Berlangsung Spektakuler dan Dipadati Ribuan Penonton

Praya, Lombok Tengah (SUARA KOMUNITAS -SK) – Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi ditutup dalam sebuah malam penuh kemeriahan dan kebanggaan di pelataran utama Bencingah Kantor Bupati Lombok Tengah, Selasa malam. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah memadati arena utama sejak sore hari untuk menyaksikan puncak rangkaian MTQ yang telah berlangsung selama sepekan.

Suasana semakin semarak ketika hasil akhir perlombaan diumumkan. Kafilah Kabupaten Lombok Tengah berhasil keluar sebagai Juara Umum MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB, sebuah prestasi yang disambut dengan sorak sorai, tepuk tangan meriah, dan rasa haru dari seluruh masyarakat yang hadir.

Kemenangan ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan para qari, qariah, hafiz, hafizah, serta peserta dari berbagai cabang musabaqah yang selama ini dilakukan secara berkesinambungan. Sebagai tuan rumah, Lombok Tengah tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu mengukir prestasi tertinggi pada ajang syiar Islam bergengsi tingkat provinsi tersebut.

Malam penutupan diawali dengan penampilan memukau Paduan Suara Gita Bahana Tastura. Puluhan penyanyi yang terdiri dari para ASN,Guru,Siswa dan Mahasiswa dan tenaga pendidik terbaik Kabupaten Lombok Tengah tampil dengan penuh khidmat membawakan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang kemudian dilanjutkan dengan Mars MTQ.

Harmonisasi suara yang kuat, dipadukan dengan penampilan yang anggun dan penuh penghayatan, sukses menciptakan suasana yang megah sekaligus menggetarkan hati. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari ribuan penonton yang memenuhi area Bencingah. Banyak tamu undangan tampak memberikan tepuk tangan panjang sebagai bentuk apresiasi atas kualitas vokal dan kekompakan para personel Gita Bahana Tastura.

Tidak sedikit penonton yang mengabadikan momen tersebut melalui telepon genggam mereka. Atmosfer kebanggaan semakin terasa ketika lagu-lagu yang dibawakan menggema di seluruh arena, menciptakan pembukaan yang begitu berkesan sebelum rangkaian acara penutupan dimulai.

Selain prosesi penyerahan piala dan penghargaan kepada para juara, malam penutupan juga menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan hiburan religi yang semakin menyemarakkan suasana. Kehadiran ribuan masyarakat menunjukkan tingginya antusiasme terhadap penyelenggaraan MTQ sebagai ajang syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah antar daerah di Nusa Tenggara Barat.

Keberhasilan penyelenggaraan MTQ XXXI NTB di Lombok Tengah menjadi catatan manis bagi seluruh masyarakat. Tidak hanya sukses sebagai tuan rumah yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah, Lombok Tengah juga berhasil menorehkan sejarah dengan meraih gelar Juara Umum di hadapan masyarakatnya sendiri.

Malam penutupan pun ditutup dengan penuh sukacita, menjadi simbol keberhasilan penyelenggaraan MTQ XXXI NTB yang berlangsung tertib, meriah, dan sarat makna. Prestasi yang diraih Lombok Tengah diharapkan menjadi motivasi untuk terus membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari serta melahirkan generasi Qur'ani yang berprestasi di masa mendatang.

SPPG Sukarara Jonggat Terus Berbenah, Hadirkan Pelayanan Maksimal Program Makan Bergizi Gratis untuk Sekolah di SUKARARA

 

SPPG Sukarara Jonggat Terus Berbenah, Hadirkan Pelayanan Maksimal Program Makan Bergizi Gratis untuk  Sekolah di SUKARARA


Lombok Tengah (suara komunitas -sk)
– Komitmen menghadirkan layanan terbaik dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus ditunjukkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukarara, Kecamatan Jonggat, yang berada di bawah naungan Yayasan Tangkas Harapan Ummah. Dipimpin oleh pemiliknya, Adis, dapur SPPG ini menjadi salah satu garda terdepan dalam mendukung pemenuhan gizi peserta didik melalui pelayanan yang profesional, higienis, dan tepat waktu.

Sebagai bagian dari implementasi Program MBG, SPPG memiliki peran penting dalam memastikan proses produksi hingga distribusi makanan bergizi berjalan sesuai standar keamanan pangan dan kebutuhan gizi peserta didik. Pemerintah sendiri menempatkan SPPG sebagai ujung tombak keberhasilan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.

Saat ini, SPPG Sukarara melayani kebutuhan makanan bergizi bagi tujuh sekolah yang berada di Desa Sukarara. Setiap hari, tim dapur bekerja sejak dini hari untuk memastikan setiap menu yang disajikan memenuhi prinsip gizi seimbang, diolah dengan menjaga kebersihan, dan didistribusikan tepat waktu sehingga dapat dinikmati para siswa dalam kondisi terbaik.

Menurut Adis, pelayanan yang optimal bukan hanya soal menyajikan makanan, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat melalui kualitas layanan yang terus meningkat.

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak sekolah. Setiap hari kami terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar kualitas makanan, kebersihan dapur, serta ketepatan distribusi semakin baik. Harapan kami, anak-anak mendapatkan asupan gizi yang berkualitas sehingga dapat belajar dengan sehat dan semangat," ungkap Adis.

Semangat terus berbenah menjadi budaya kerja di lingkungan SPPG Sukarara. Mulai dari peningkatan standar operasional dapur, penguatan kedisiplinan tim, pemeliharaan peralatan, hingga evaluasi menu secara berkala dilakukan agar pelayanan semakin efektif dan memenuhi standar yang ditetapkan.

Kolaborasi antara Yayasan Tangkas Harapan Ummah, tenaga dapur, sekolah, serta berbagai pihak terkait menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan program. Dengan sinergi tersebut, SPPG Sukarara tidak hanya berfungsi sebagai dapur produksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mencetak generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas.

Ke depan, Yayasan Tangkas Harapan Ummah berharap pelayanan yang telah berjalan dapat terus ditingkatkan sehingga semakin banyak peserta didik yang merasakan manfaat Program Makan Bergizi Gratis. Komitmen untuk memberikan pelayanan maksimal, menjaga kualitas makanan, serta melakukan perbaikan secara berkelanjutan menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia.

"Terus Berbenah, Melayani dengan Hati, Menyiapkan Generasi Sehat Berprestasi."

Jumat, 12 Juni 2026

Semarak Penutupan MTQ XXXI NTB 2026: Syiar Al-Qur'an Berpadu dengan Harmoni Musik, Penampilan Fatin Shidqia Siap Memukau Ribuan Penonton

 Semarak Penutupan MTQ XXXI NTB 2026: Syiar Al-Qur'an Berpadu dengan           Harmoni Musik, Penampilan Fatin Shidqia Siap Memukau Ribuan Penonton 

Praya, Lombok Tengah (suara komunitas-SK )– Malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan menjadi momen yang paling dinantikan masyarakat. Setelah lebih dari sepekan menghadirkan kompetisi terbaik para qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, dan peserta dari seluruh kabupaten/kota di NTB, puncak acara akan dikemas secara meriah dengan nuansa religius, budaya, dan hiburan yang berkelas. Rangkaian MTQ XXXI sendiri berlangsung di Kabupaten Lombok Tengah pada 7–16 Juni 2026. 
   Sorotan utama malam penutupan adalah rencana kehadiran penyanyi nasional Fatin Shidqia, yang akan menghibur masyarakat melalui penampilan spesial bernuansa inspiratif. Kehadiran Fatin diharapkan menjadi daya tarik tersendiri sekaligus menambah kemeriahan perhelatan MTQ, tanpa mengurangi nilai utama acara sebagai media syiar Al-Qur'an.
Masyarakat dari berbagai daerah diperkirakan akan memadati arena utama MTQ untuk menyaksikan penutupan yang menjadi simbol berakhirnya ajang pembinaan generasi Qur'ani terbesar di Provinsi NTB. Antusiasme tersebut mencerminkan besarnya dukungan masyarakat terhadap kegiatan keagamaan yang mampu mempersatukan berbagai elemen dalam suasana penuh kebersamaan.
  Selain penampilan artis nasional, malam penutupan juga akan diisi dengan prosesi pengumuman para juara, penyerahan piala kepada kafilah berprestasi, serta penampilan seni budaya yang menggambarkan kekayaan tradisi Nusa Tenggara Barat. Perpaduan nilai religius, budaya lokal, dan hiburan yang santun diharapkan menjadi penutup yang berkesan bagi seluruh peserta maupun tamu undangan.
  Selama penyelenggaraannya, MTQ XXXI NTB telah menjadi wadah untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah. Semangat kompetisi yang sehat, pembinaan generasi Qur'ani, dan kolaborasi seluruh pemerintah daerah menjadi bukti bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga momentum memperkuat karakter religius masyarakat NTB.
  Malam penutupan ini diharapkan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh kafilah, tamu undangan, dan masyarakat. Alunan ayat suci yang telah menggema selama pelaksanaan MTQ akan berpadu dengan penampilan istimewa, menjadi penutup yang penuh makna sekaligus menguatkan pesan bahwa syiar Islam dapat berjalan harmonis bersama seni, budaya, dan persatuan masyarakat.

Kamis, 11 Juni 2026

10 Pendidik Kecamatan Jonggat Menggema Bersama Gita Bahana Tastura di Panggung MTQ XXXI NTB 2026