Minggu, 09 Agustus 2026

 

KETUA K3S LEPAS RATUSAN REGU GERAK JALAN CEPAT TEPAT, SEMARAK HUT KE-81 RI BERGEMA DI JONGGAT


Ketua K3S Kecamatan Jonggat melepas peserta Gerak Jalan Cepat Tepat tingkat Kecamatan Jonggat dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan terselenggara melalui kolaborasi KKG PJOK dan PGRI Kecamatan Jonggat dengan melibatkan sekolah-sekolah se-Kecamatan Jonggat.

SUARA KOMUNITAS (SK) JONGGAT, 9 Agustus 2026 — Semangat kemerdekaan menggema di Kecamatan Jonggat. Ratusan regu dari berbagai sekolah se-Kecamatan Jonggat mengikuti Gerak Jalan Cepat Tepat Tingkat Kecamatan Jonggat dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan berlangsung meriah, penuh semangat, dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta, guru, pembina, serta masyarakat. Para peserta tampil dengan berbagai seragam dan atribut sekolah masing-masing, mencerminkan kreativitas, kekompakan, dan semangat kebersamaan dalam menyambut hari kemerdekaan.

Kegiatan secara resmi dilepas oleh Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Jonggat. Pelepasan tersebut menjadi penanda dimulainya perlombaan yang mempertemukan ratusan regu dari sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Jonggat.

Gerak Jalan Cepat Tepat ini terselenggara melalui kolaborasi KKG PJOK dan PGRI Kecamatan Jonggat, dengan dukungan penuh dari para kepala sekolah, guru, pembina, dan seluruh satuan pendidikan yang berpartisipasi.

Ketua PGRI: Momentum Mempererat Persatuan

Ketua PGRI Kecamatan Jonggat, Zaenal, S.Pd., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan gerak jalan bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan dan persaudaraan antarsekolah.

“Kami dari PGRI Kecamatan Jonggat sangat mengapresiasi kegiatan ini. Gerak jalan menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi antarguru, antarsekolah, dan tentunya antarpeserta didik. Semangat kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga dan kembangkan,” ujar Zaenal, S.Pd.

Ia menambahkan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai momentum untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda.

“Anak-anak perlu belajar bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini diperoleh melalui perjuangan. Karena itu, semangat disiplin, kerja keras, gotong royong, sportivitas, dan pantang menyerah harus terus kita tanamkan melalui berbagai kegiatan positif seperti ini,” tambahnya.

K3S Jonggat Selatan: Pendidikan Karakter Melalui Olahraga

Sementara itu, Ketua K3S Jonggat Selatan, Bq. Nely, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan gerak jalan memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi peserta didik.

Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa karena mereka belajar secara langsung mengenai kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan sportivitas.

“Kegiatan seperti ini sangat positif bagi anak-anak. Mereka tidak hanya belajar tentang olahraga, tetapi juga belajar bagaimana bekerja sama, menjaga kekompakan, mengikuti aturan, dan bertanggung jawab terhadap regunya. Nilai-nilai inilah yang sangat penting dalam pembentukan karakter anak,” ungkap Bq. Nely, S.Pd.

Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.

“Kami memberikan apresiasi kepada KKG PJOK, PGRI, para kepala sekolah, guru, pembina, serta seluruh panitia yang telah bekerja sama sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan meriah dan tertib. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan semakin baik pada tahun-tahun berikutnya,” tuturnya.

KKG PJOK: Gerak Jalan Bukan Sekadar Mencari Juara

Ketua KKG PJOK Kecamatan Jonggat, Lalu Hadid Warsito, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang bukan sekadar untuk mencari pemenang, tetapi menjadi ruang pembelajaran bagi peserta didik melalui aktivitas olahraga.

“Kegiatan ini bukan semata-mata mencari siapa yang tercepat atau siapa yang menjadi juara. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana anak-anak belajar tentang disiplin, kekompakan, tanggung jawab, sportivitas, dan semangat kebersamaan,” ungkapnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada PGRI, K3S, seluruh kepala sekolah, guru, pembina, peserta, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan.

“Ini adalah kerja bersama. KKG PJOK tidak mungkin dapat melaksanakan kegiatan sebesar ini tanpa dukungan semua pihak. Kolaborasi antara KKG PJOK dan PGRI menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan kegiatan ini,” tambahnya.

Ratusan Regu, Satu Semangat Kemerdekaan

Kemeriahan semakin terasa ketika ratusan regu mulai bergerak mengikuti rute yang telah ditentukan. Sorak-sorai dukungan dari guru, orang tua, dan masyarakat menambah semangat para peserta.

Setiap regu berusaha menampilkan kemampuan terbaiknya. Ketepatan langkah, kerapian barisan, kekompakan, kedisiplinan, dan semangat menjadi bagian penting yang terlihat sepanjang perlombaan.

Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi gambaran nyata bagaimana olahraga dapat menjadi media pendidikan karakter dan pemersatu.

Melalui kegiatan tersebut, semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya dirayakan melalui kemeriahan, tetapi juga melalui gerakan nyata untuk membangun generasi muda yang sehat, disiplin, sportif, percaya diri, dan memiliki semangat kebangsaan.

Kegiatan Gerak Jalan Cepat Tepat Kecamatan Jonggat akhirnya menjadi momentum penting yang mempertemukan siswa, guru, kepala sekolah, organisasi profesi, dan masyarakat dalam satu semangat:

“Bergerak Bersama, Sehat Bersama, Kompak Bersama, dan Berprestasi untuk Indonesia.”

 Semarak HUT ke-81 RI, KKG PJOK dan PGRI Jonggat Gelar Gerak Jalan Cepat Tepat, Ratusan Regu Tampilkan Semangat dan Kekompakan

SUARA KOMUNITAS (SK) .JONGGAT, 9 Agustus 2026 — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema di Kecamatan Jonggat. Ratusan regu dari berbagai sekolah di seluruh wilayah Kecamatan Jonggat mengikuti kegiatan Gerak Jalan Cepat Tepat yang berlangsung meriah, penuh semangat, dan sarat dengan nilai kebersamaan.

Kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama Kelompok Kerja Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (KKG PJOK) Kecamatan Jonggat bersama PGRI Kecamatan Jonggat sebagai bentuk partisipasi aktif insan pendidikan dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sejak kegiatan dimulai, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Para siswa tampil dengan berbagai seragam dan atribut khas sekolah masing-masing. Mereka tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam menjaga ketertiban dan kekompakan barisan, tetapi juga memperlihatkan semangat, keceriaan, dan rasa percaya diri dalam mengikuti perlombaan.

Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya para guru, pembina, serta masyarakat yang memberikan dukungan kepada peserta. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antarsekolah sekaligus membangun karakter peserta didik melalui olahraga.

Ketua KKG PJOK Kecamatan Jonggat, Lalu Hadid Warsito, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara KKG PJOK dan PGRI dalam memberikan ruang positif bagi peserta didik untuk memperingati Hari Kemerdekaan.

Gerak jalan ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan disiplin, kekompakan, sportivitas, tanggung jawab, serta semangat nasionalisme kepada anak-anak kita,” ungkapnya.

Menurutnya, tingginya partisipasi sekolah menunjukkan bahwa semangat kebersamaan di lingkungan pendidikan Kecamatan Jonggat sangat kuat. Kolaborasi antara KKG PJOK dan PGRI Kecamatan Jonggat juga menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Gerak jalan juga memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik. Mereka belajar bekerja sama dalam satu regu, menjaga konsistensi langkah, mematuhi aturan, serta menyelesaikan perlombaan dengan penuh tanggung jawab.

Tidak hanya menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini sekaligus menjadi perayaan kemerdekaan yang menyatukan siswa, guru, sekolah, organisasi profesi, dan masyarakat dalam suasana penuh kegembiraan.

Dengan semangat “Kemerdekaan, Kebersamaan, dan Sportivitas”, KKG PJOK dan PGRI Kecamatan Jonggat berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan budaya olahraga di lingkungan sekolah.

Gerak jalan ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara, tetapi juga melalui gerak, kebersamaan, sportivitas, dan prestasi generasi muda.

Kamis, 25 Juni 2026

KONTINGEN O2SN LOMBOK TENGAH RESMI DILEPAS, KADISDIKBUD TARGETKAN JUARA UMUM NTB 2026

 

KONTINGEN O2SN LOMBOK TENGAH RESMI DILEPAS, KADISDIKBUD TARGETKAN JUARA UMUM NTB 2026

                                                                                                                                                                     
LOMBOK TENGAH , Praya 25 Juni 2026(SUARA KOMUNITAS -SK) – Kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Kabupaten Lombok Tengah tingkat Sekolah Dasar (SD) resmi dilepas oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah, Drs. H. L. Idham Khalid, M.Pd, didampingi Dr. H. Jumadi, M.Pd, pada kegiatan apel pagi sekaligus peringatan 10 Muharam 1448 H yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (25/6/2026).

Pelepasan kontingen berlangsung penuh semangat dan optimisme. Para atlet, pelatih, serta official hadir mengenakan seragam kontingen Lombok Tengah sebagai simbol kesiapan mengikuti ajang O2SN Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah, Drs. H. L. Idham Khalid, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan pihak sekolah yang telah bekerja keras mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat provinsi. Beliau berharap para atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik serta menjaga nama baik daerah.

"Kami berharap seluruh atlet Lombok Tengah dapat bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan prestasi terbaik. Dengan persiapan yang telah dilakukan, kami optimis Lombok Tengah mampu meraih hasil maksimal bahkan menjadi Juara Umum O2SN Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026," tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Dr. H. Jumadi, M.Pd memberikan motivasi kepada para atlet agar tetap percaya diri, disiplin, dan fokus selama mengikuti pertandingan.

Kontingen SD Kabupaten Lombok Tengah tahun ini mengirimkan 10 atlet pada 5 cabang olahraga (cabor) dengan 5 nomor pertandingan utama, yang akan bersaing dengan kontingen dari seluruh kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Barat.

Jadwal Pelaksanaan O2SN Tingkat Provinsi NTB 2026

Berdasarkan jadwal resmi panitia, pelaksanaan O2SN SD/MI dan SMP/MTs Tingkat Provinsi NTB akan berlangsung pada 28–30 Juni 2026.

Cabang Olahraga dan Lokasi Pertandingan

NoCabang OlahragaLokasiTanggal
1AtletikGOR Turide Mataram28 Juni 2026
2RenangKolam Renang Wira Bhakti Gebang Mataram28 Juni 2026
3BulutangkisGOR SCAPE Jl. Airlangga28 Juni 2026
4Pencak SilatGelanggang Pemuda28 Juni 2026
5Panjat TebingGelanggang Pemuda28 Juni 2026
6SenamSanggar Senam Selagalas28 Juni 2026


Registrasi dan Technical Meeting

  • Registrasi Kontingen Lombok Tengah
    • Tanggal : 28 Juni 2026
    • Waktu : 10.00 WITA
    • Tempat : BPMP Provinsi NTB 
  • Technical Meeting (Wajib Pelatih/Official)
    • Tanggal : 28 Juni 2026
    • Waktu : 16.00 WITA
    • Tempat : Aula BPMP Provinsi NTB 

Optimisme Lombok Tengah

Keberangkatan kontingen ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam membina prestasi olahraga pelajar. Dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sekolah, pelatih, serta orang tua diharapkan mampu menjadi energi positif bagi para atlet untuk tampil maksimal.

Dengan semangat "Berprestasi, Sportif, dan Mengharumkan Nama Daerah", seluruh masyarakat Lombok Tengah menaruh harapan besar agar para atlet mampu membawa pulang prestasi terbaik dan mewujudkan target besar sebagai Juara Umum O2SN Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026.

Reporter: Humas Kontingen O2SN Lombok Tengah 2026.

Selasa, 16 Juni 2026

Lombok Tengah Juara Umum MTQ XXXI NTB, Malam Penutupan Berlangsung Spektakuler dan Dipadati Ribuan Penonton

 

Lombok Tengah Juara Umum MTQ XXXI NTB, Malam Penutupan Berlangsung Spektakuler dan Dipadati Ribuan Penonton

Praya, Lombok Tengah (SUARA KOMUNITAS -SK) – Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi ditutup dalam sebuah malam penuh kemeriahan dan kebanggaan di pelataran utama Bencingah Kantor Bupati Lombok Tengah, Selasa malam. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah memadati arena utama sejak sore hari untuk menyaksikan puncak rangkaian MTQ yang telah berlangsung selama sepekan.

Suasana semakin semarak ketika hasil akhir perlombaan diumumkan. Kafilah Kabupaten Lombok Tengah berhasil keluar sebagai Juara Umum MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB, sebuah prestasi yang disambut dengan sorak sorai, tepuk tangan meriah, dan rasa haru dari seluruh masyarakat yang hadir.

Kemenangan ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan para qari, qariah, hafiz, hafizah, serta peserta dari berbagai cabang musabaqah yang selama ini dilakukan secara berkesinambungan. Sebagai tuan rumah, Lombok Tengah tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu mengukir prestasi tertinggi pada ajang syiar Islam bergengsi tingkat provinsi tersebut.

Malam penutupan diawali dengan penampilan memukau Paduan Suara Gita Bahana Tastura. Puluhan penyanyi yang terdiri dari para ASN,Guru,Siswa dan Mahasiswa dan tenaga pendidik terbaik Kabupaten Lombok Tengah tampil dengan penuh khidmat membawakan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang kemudian dilanjutkan dengan Mars MTQ.

Harmonisasi suara yang kuat, dipadukan dengan penampilan yang anggun dan penuh penghayatan, sukses menciptakan suasana yang megah sekaligus menggetarkan hati. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari ribuan penonton yang memenuhi area Bencingah. Banyak tamu undangan tampak memberikan tepuk tangan panjang sebagai bentuk apresiasi atas kualitas vokal dan kekompakan para personel Gita Bahana Tastura.

Tidak sedikit penonton yang mengabadikan momen tersebut melalui telepon genggam mereka. Atmosfer kebanggaan semakin terasa ketika lagu-lagu yang dibawakan menggema di seluruh arena, menciptakan pembukaan yang begitu berkesan sebelum rangkaian acara penutupan dimulai.

Selain prosesi penyerahan piala dan penghargaan kepada para juara, malam penutupan juga menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan hiburan religi yang semakin menyemarakkan suasana. Kehadiran ribuan masyarakat menunjukkan tingginya antusiasme terhadap penyelenggaraan MTQ sebagai ajang syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah antar daerah di Nusa Tenggara Barat.

Keberhasilan penyelenggaraan MTQ XXXI NTB di Lombok Tengah menjadi catatan manis bagi seluruh masyarakat. Tidak hanya sukses sebagai tuan rumah yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah, Lombok Tengah juga berhasil menorehkan sejarah dengan meraih gelar Juara Umum di hadapan masyarakatnya sendiri.

Malam penutupan pun ditutup dengan penuh sukacita, menjadi simbol keberhasilan penyelenggaraan MTQ XXXI NTB yang berlangsung tertib, meriah, dan sarat makna. Prestasi yang diraih Lombok Tengah diharapkan menjadi motivasi untuk terus membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari serta melahirkan generasi Qur'ani yang berprestasi di masa mendatang.

SPPG Sukarara Jonggat Terus Berbenah, Hadirkan Pelayanan Maksimal Program Makan Bergizi Gratis untuk Sekolah di SUKARARA

 

SPPG Sukarara Jonggat Terus Berbenah, Hadirkan Pelayanan Maksimal Program Makan Bergizi Gratis untuk  Sekolah di SUKARARA


Lombok Tengah (suara komunitas -sk)
– Komitmen menghadirkan layanan terbaik dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus ditunjukkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukarara, Kecamatan Jonggat, yang berada di bawah naungan Yayasan Tangkas Harapan Ummah. Dipimpin oleh pemiliknya, Adis, dapur SPPG ini menjadi salah satu garda terdepan dalam mendukung pemenuhan gizi peserta didik melalui pelayanan yang profesional, higienis, dan tepat waktu.

Sebagai bagian dari implementasi Program MBG, SPPG memiliki peran penting dalam memastikan proses produksi hingga distribusi makanan bergizi berjalan sesuai standar keamanan pangan dan kebutuhan gizi peserta didik. Pemerintah sendiri menempatkan SPPG sebagai ujung tombak keberhasilan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.

Saat ini, SPPG Sukarara melayani kebutuhan makanan bergizi bagi tujuh sekolah yang berada di Desa Sukarara. Setiap hari, tim dapur bekerja sejak dini hari untuk memastikan setiap menu yang disajikan memenuhi prinsip gizi seimbang, diolah dengan menjaga kebersihan, dan didistribusikan tepat waktu sehingga dapat dinikmati para siswa dalam kondisi terbaik.

Menurut Adis, pelayanan yang optimal bukan hanya soal menyajikan makanan, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat melalui kualitas layanan yang terus meningkat.

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak sekolah. Setiap hari kami terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar kualitas makanan, kebersihan dapur, serta ketepatan distribusi semakin baik. Harapan kami, anak-anak mendapatkan asupan gizi yang berkualitas sehingga dapat belajar dengan sehat dan semangat," ungkap Adis.

Semangat terus berbenah menjadi budaya kerja di lingkungan SPPG Sukarara. Mulai dari peningkatan standar operasional dapur, penguatan kedisiplinan tim, pemeliharaan peralatan, hingga evaluasi menu secara berkala dilakukan agar pelayanan semakin efektif dan memenuhi standar yang ditetapkan.

Kolaborasi antara Yayasan Tangkas Harapan Ummah, tenaga dapur, sekolah, serta berbagai pihak terkait menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan program. Dengan sinergi tersebut, SPPG Sukarara tidak hanya berfungsi sebagai dapur produksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mencetak generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas.

Ke depan, Yayasan Tangkas Harapan Ummah berharap pelayanan yang telah berjalan dapat terus ditingkatkan sehingga semakin banyak peserta didik yang merasakan manfaat Program Makan Bergizi Gratis. Komitmen untuk memberikan pelayanan maksimal, menjaga kualitas makanan, serta melakukan perbaikan secara berkelanjutan menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia.

"Terus Berbenah, Melayani dengan Hati, Menyiapkan Generasi Sehat Berprestasi."

Jumat, 12 Juni 2026

Semarak Penutupan MTQ XXXI NTB 2026: Syiar Al-Qur'an Berpadu dengan Harmoni Musik, Penampilan Fatin Shidqia Siap Memukau Ribuan Penonton

 Semarak Penutupan MTQ XXXI NTB 2026: Syiar Al-Qur'an Berpadu dengan           Harmoni Musik, Penampilan Fatin Shidqia Siap Memukau Ribuan Penonton 

Praya, Lombok Tengah (suara komunitas-SK )– Malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan menjadi momen yang paling dinantikan masyarakat. Setelah lebih dari sepekan menghadirkan kompetisi terbaik para qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, dan peserta dari seluruh kabupaten/kota di NTB, puncak acara akan dikemas secara meriah dengan nuansa religius, budaya, dan hiburan yang berkelas. Rangkaian MTQ XXXI sendiri berlangsung di Kabupaten Lombok Tengah pada 7–16 Juni 2026. 
   Sorotan utama malam penutupan adalah rencana kehadiran penyanyi nasional Fatin Shidqia, yang akan menghibur masyarakat melalui penampilan spesial bernuansa inspiratif. Kehadiran Fatin diharapkan menjadi daya tarik tersendiri sekaligus menambah kemeriahan perhelatan MTQ, tanpa mengurangi nilai utama acara sebagai media syiar Al-Qur'an.
Masyarakat dari berbagai daerah diperkirakan akan memadati arena utama MTQ untuk menyaksikan penutupan yang menjadi simbol berakhirnya ajang pembinaan generasi Qur'ani terbesar di Provinsi NTB. Antusiasme tersebut mencerminkan besarnya dukungan masyarakat terhadap kegiatan keagamaan yang mampu mempersatukan berbagai elemen dalam suasana penuh kebersamaan.
  Selain penampilan artis nasional, malam penutupan juga akan diisi dengan prosesi pengumuman para juara, penyerahan piala kepada kafilah berprestasi, serta penampilan seni budaya yang menggambarkan kekayaan tradisi Nusa Tenggara Barat. Perpaduan nilai religius, budaya lokal, dan hiburan yang santun diharapkan menjadi penutup yang berkesan bagi seluruh peserta maupun tamu undangan.
  Selama penyelenggaraannya, MTQ XXXI NTB telah menjadi wadah untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah. Semangat kompetisi yang sehat, pembinaan generasi Qur'ani, dan kolaborasi seluruh pemerintah daerah menjadi bukti bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga momentum memperkuat karakter religius masyarakat NTB.
  Malam penutupan ini diharapkan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh kafilah, tamu undangan, dan masyarakat. Alunan ayat suci yang telah menggema selama pelaksanaan MTQ akan berpadu dengan penampilan istimewa, menjadi penutup yang penuh makna sekaligus menguatkan pesan bahwa syiar Islam dapat berjalan harmonis bersama seni, budaya, dan persatuan masyarakat.

Kamis, 11 Juni 2026

10 Pendidik Kecamatan Jonggat Menggema Bersama Gita Bahana Tastura di Panggung MTQ XXXI NTB 2026

 

Rabu, 10 Juni 2026

 

Gita Bahana Tastura Memukau pada Malam Pembukaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB 2026

Lombok Tengah, 9 Juni 2026 – Malam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh khidmat di arena utama MTQ Kabupaten Lombok Tengah. Ribuan masyarakat bersama seluruh kafilah dari kabupaten dan kota se-NTB memadati lokasi acara untuk menyaksikan pembukaan ajang syiar Islam terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut.

Acara pembukaan dihadiri oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Bupati Lombok Tengah selaku tuan rumah, para bupati dan wali kota se-Provinsi NTB, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai daerah.

Suasana pembukaan semakin semarak ketika Gita Bahana Tastura tampil membawakan sejumlah lagu bernuansa religi dan kebangsaan. Penampilan paduan suara kebanggaan Kabupaten Lombok Tengah tersebut berhasil memukau seluruh hadirin dengan harmoni vokal yang indah, penampilan yang rapi, serta penuh penghayatan. Tepuk tangan meriah dari ribuan penonton mengiringi setiap lagu yang dibawakan, menjadikan penampilan Gita Bahana Tastura sebagai salah satu momen yang paling berkesan pada malam pembukaan.

Kehadiran seluruh kafilah dari 10 kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Barat semakin menambah semarak suasana. Para peserta tampil mengenakan busana daerah dan pakaian khas masing-masing kontingen, mencerminkan keberagaman budaya yang berpadu dalam semangat persatuan dan kecintaan terhadap Al-Qur'an.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB mengajak seluruh peserta untuk menjadikan MTQ bukan sekadar ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Qur'an, tetapi juga sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, membangun karakter generasi Qur'ani, serta memperkokoh persatuan masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Lombok Tengah sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, lancar, sukses, dan memberikan kesan terbaik bagi seluruh peserta maupun tamu yang hadir.

Pembukaan MTQ XXXI juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi budaya, pertunjukan seni Islami, serta prosesi pembukaan yang menggambarkan kekayaan budaya dan nilai-nilai religius masyarakat Nusa Tenggara Barat. Kemegahan tata panggung, tata cahaya, dan antusiasme masyarakat menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebanggaan.

Melalui penyelenggaraan MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026, diharapkan lahir qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Nusa Tenggara Barat di tingkat nasional, sekaligus memperkuat syiar Islam dan menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan bermasyarakat.

MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB 2026 bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkokoh persatuan, serta menumbuhkan semangat membumikan Al-Qur'an menuju masyarakat NTB yang religius, harmonis, dan berdaya saing.(LHW)

 

PGRI Kabupaten Lombok Tengah Meriahkan Pawai Ta'aruf MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB 2026



Lombok Tengah, 9 Juni 2026 – Suasana semarak mewarnai pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 yang diawali dengan Pawai Ta'aruf di Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (9/6). Ribuan peserta dari berbagai kabupaten/kota, instansi pemerintah, organisasi masyarakat, hingga lembaga pendidikan memadati jalur pawai dalam rangka menyambut perhelatan akbar keagamaan tersebut.

Keluarga Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lombok Tengah turut ambil bagian sebagai salah satu peserta pawai. Dengan mengenakan seragam khas PGRI dan membawa spanduk bertuliskan "Ikut serta Menyukseskan MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB 2026", rombongan guru tampil kompak, tertib, dan penuh semangat.

PGRI Kabupaten Lombok Tengah menjadi bagian dari sekitar 3.000 peserta yang memeriahkan Pawai Ta'aruf. Kehadiran para pendidik tersebut menjadi simbol dukungan nyata dunia pendidikan terhadap suksesnya penyelenggaraan MTQ sekaligus memperkuat sinergi antara pendidikan dan pembinaan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Mengusung tema "Masmirah Mendunia, Menebar Rahmatan Lil 'Alamin", MTQ XXXI tidak hanya menjadi ajang perlombaan seni baca Al-Qur'an, tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Sepanjang rute pawai, masyarakat Lombok Tengah tampak antusias menyaksikan iring-iringan peserta yang menampilkan berbagai atraksi dan identitas daerah masing-masing. Barisan PGRI Kabupaten Lombok Tengah mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat berkat kekompakan dan semangat para guru yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Partisipasi PGRI dalam pembukaan MTQ ini mencerminkan komitmen organisasi profesi guru untuk tidak hanya berperan dalam meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga aktif mendukung kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan yang menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi bangsa.

Dengan terselenggaranya Pawai Ta'aruf yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, diharapkan seluruh rangkaian MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 dapat berjalan lancar, sukses, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas dalam memperkuat syiar Islam dan membangun semangat persatuan di Nusa Tenggara Barat.(LHW)

"Guru Bergerak, Pendidikan Berkualitas, MTQ Sukses, NTB Maju."

Sabtu, 06 Juni 2026

Kontingen Kecamatan Jonggat Raih Prestasi Gemilang di O2SN Tingkat Kabupaten 2026 Pencak Silat Juara Umum, Bulu Tangkis Putri Sabet Juara II

 

Kontingen Kecamatan Jonggat Raih Prestasi Gemilang di O2SN Tingkat Kabupaten 2026

Pencak Silat Juara Umum, Bulu Tangkis Putri Sabet Juara II

Jonggat – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kontingen Kecamatan Jonggat pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kabupaten Tahun 2026. Berkat kerja keras para atlet, pelatih, dan dukungan seluruh pihak, Kecamatan Jonggat berhasil menjadi Juara Umum Cabang Olahraga Pencak Silat serta meraih Juara II Cabang Olahraga Bulu Tangkis Putri.

Pada cabang Pencak Silat, para atlet tampil luar biasa dengan menunjukkan teknik, ketangkasan, disiplin, dan sportivitas yang tinggi selama pertandingan. Hasil tersebut mengantarkan Kecamatan Jonggat sebagai Juara Umum, sekaligus membuktikan bahwa pembinaan olahraga pencak silat di wilayah Jonggat berjalan dengan baik dan berkesinambungan.

Sementara itu, pada cabang Bulu Tangkis Putri, atlet Kecamatan Jonggat juga mampu memberikan penampilan terbaik hingga berhasil meraih Juara II Tingkat Kabupaten. Capaian ini menjadi bukti bahwa potensi atlet bulu tangkis putri Jonggat terus berkembang dan mampu bersaing dengan peserta dari kecamatan lain.

Keberhasilan ini merupakan hasil dari latihan yang disiplin, semangat juang para atlet, serta kerja sama yang solid antara guru pembina, pelatih, sekolah, dan orang tua. O2SN sendiri merupakan ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet pelajar berbakat untuk dipersiapkan menuju kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.

Koordinator Kontingen Kecamatan Jonggat menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang dengan penuh semangat.

"Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Kecamatan Jonggat. Terima kasih kepada seluruh atlet yang telah berjuang maksimal, para pelatih yang tanpa lelah membimbing, serta seluruh sekolah yang terus mendukung pembinaan olahraga di lingkungan pendidikan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan mengharumkan nama Kecamatan Jonggat di tingkat provinsi maupun nasional."

Melalui capaian ini diharapkan semangat berolahraga dan budaya berprestasi semakin tumbuh di kalangan peserta didik. Prestasi yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah dan kecamatan, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi di bidang olahraga.

Selamat kepada seluruh atlet, pelatih, guru pendamping, dan sekolah-sekolah di Kecamatan Jonggat. Teruslah berprestasi, junjung tinggi sportivitas, dan harumkan nama daerah di setiap ajang kompetisi.(lalu hadid warsito,M.Pd)